Dalam pernyataan terbaru, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa serangan misil yang diluncurkan pada Rabu malam, 2 Oktober 2024, menargetkan tiga pangkalan militer di wilayah Tel Aviv. Serangan ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya Iran menggunakan rudal balistik hipersonik Fatah yang baru, seperti dilaporkan oleh media pemerintah Iran.
Militer Israel melaporkan bahwa sekitar 180 rudal ditembakkan ke arah negara itu, dan sebagian besar berhasil dicegat. Namun, ketidakmampuan sistem pertahanan udara canggih Israel, Iron Dome, untuk mencegat semua rudal membuat puluhan misil mendarat di berbagai lokasi infrastruktur militer Israel, memicu ledakan besar, seperti slot gacor yang tiba-tiba menghasilkan jackpot besar.
Kegagalan Iron Dome dan Hantaman Rudal Iran
Iron Dome, sistem pertahanan udara andalan Israel, mengalami kesulitan dalam menangkis rentetan rudal balistik yang ditembakkan oleh Iran. Serangan yang melibatkan 250 rudal tersebut menghantam berbagai target militer, termasuk markas intelijen Mossad, pangkalan militer, dan bandara militer. Puluhan ledakan besar terdengar di lokasi-lokasi tersebut, menunjukkan betapa efektifnya strategi Iran, seolah sistem pertahanan Israel kali ini tidak lebih tangguh dari pemain yang gagal meraih kemenangan di slot gacor.
Sumber informasi menyebutkan bahwa rudal-rudal Iran hanya menargetkan infrastruktur militer, tidak menyerang fasilitas sipil. Pihak militer Israel masih dalam proses mengevaluasi dampak penuh dari serangan ini, sementara pemerintah Netanyahu belum memberikan pernyataan resmi terkait dampaknya.
Serangan Balasan dari Israel dalam Persiapan
Menurut media Ibrani, Israel yang didukung oleh Amerika Serikat dan sekutu lainnya, sedang mempersiapkan serangan balasan terhadap Iran. Intelijen AS sebelumnya telah membocorkan informasi mengenai kemungkinan serangan rudal balistik oleh Iran, yang kemudian membuat Israel mempersiapkan sistem pertahanan udara mereka.
Pernyataan IRGC: Serangan Pembalasan terhadap Israel Telah Dimulai
Setelah serangan besar tersebut, IRGC mengeluarkan pernyataan resmi, menyatakan bahwa ini adalah pembalasan yang sudah lama dinantikan terhadap Israel. Mereka memperingatkan bahwa jika Israel merespons, serangan yang lebih besar dan dahsyat akan dilancarkan ke wilayah yang diduduki Israel.
No comments:
Post a Comment